MERANGIN – Gaoelnews.com – Nama Surkani menjadi sorotan di tengah masyarakat Desa Lubuk Beringin, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, terkait dugaan aktivitas tambang emas dengan metode “lubang jarum” yang disebut-sebut beroperasi di kawasan Sungai Layang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media dari lapangan, sejumlah warga mengaku resah terhadap aktivitas tambang yang diduga terus berlangsung dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pekerja serta berdampak terhadap lingkungan sekitar. Dalam keterangan warga, nama Surkani disebut-sebut berkaitan dengan dugaan aktivitas tambang tersebut. Namun, informasi itu masih memerlukan klarifikasi dan pendalaman lebih lanjut.
“Warga berharap ada pengecekan langsung dari aparat. Kalau memang ada pelanggaran, harus ditindak sesuai aturan yang berlaku,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Keresahan masyarakat muncul karena aktivitas tambang dengan metode “lubang jarum” dikenal memiliki risiko tinggi, mulai dari ancaman longsor, minimnya sirkulasi udara, hingga potensi kecelakaan kerja yang bisa membahayakan nyawa.
Sorotan publik kini tidak hanya tertuju pada dugaan aktivitas pertambangan tersebut, tetapi juga pada pentingnya pengawasan dan penegakan hukum dari pihak berwenang. Warga meminta aparat, mulai dari Polsek setempat, Polres Merangin, hingga Polda Jambi, agar turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan, investigasi, dan memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum maupun risiko keselamatan.
Nama Surkani yang disebut dalam informasi warga hingga kini belum memberikan keterangan resmi atau klarifikasi terkait dugaan tersebut. Karena itu, asas praduga tak bersalah dan keberimbangan informasi tetap harus dijaga sampai ada hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.
Kasus dugaan aktivitas tambang emas “lubang jarum” di Sungai Layang, Desa Lubuk Beringin, kini menjadi perhatian warga. Publik berharap persoalan ini ditangani secara terbuka, profesional, dan berdasarkan fakta hukum, demi keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.
(R. Munthe)












