Nagan Raya – GaoelNews.com – Aceh, 4 Juni 2026 – Letkol Inf Didik Sulistio, S.A.P., M.P.A. resmi menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 856/Satria Bumi Sakti setelah menerima jabatan dari Letkol Inf Indra Rukmana, S.H. dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin langsung oleh Komandan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan 90/Yudha Giri Dhanu, Kolonel Inf Hulisda Melala, S.E., di Markas Yonif TP 856/Satria Bumi Sakti, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Kamis (4/6/2026).
Prosesi sertijab berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai bagian dari pembinaan personel dan organisasi di lingkungan TNI Angkatan Darat guna menjamin kesinambungan kepemimpinan serta optimalisasi pelaksanaan tugas satuan.
Dalam amanatnya, Kolonel Inf Hulisda Melala, S.E. menyampaikan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan, memperluas wawasan dan pengalaman penugasan, serta memperkuat kinerja satuan dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
Pada kesempatan tersebut, Danbrigif TP 90/Yudha Giri Dhanu memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Letkol Inf Indra Rukmana, S.H. atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdiannya selama memimpin Yonif TP 856/Satria Bumi Sakti. Berbagai capaian yang telah diraih selama masa kepemimpinannya diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi kemajuan satuan di masa mendatang.

Kepada pejabat baru, Letkol Inf Didik Sulistio, S.A.P., M.P.A., Danbrigif menyampaikan ucapan selamat atas kepercayaan yang diberikan pimpinan TNI Angkatan Darat. Beliau berharap agar Danyonif TP 856/Satria Bumi Sakti yang baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program-program yang telah berjalan, serta terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan kesiapsiagaan satuan dalam mendukung tugas pokok TNI AD.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, Yonif TP 856/Satria Bumi Sakti diharapkan semakin profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pertahanan negara serta percepatan pembangunan wilayah, khususnya di Kabupaten Nagan Raya dan Provinsi Aceh secara umum.
“Pergantian kepemimpinan harus menjadi momentum untuk meningkatkan semangat pengabdian, memperkuat soliditas satuan, dan menghadirkan karya terbaik bagi bangsa, negara, dan masyarakat,” tegas Kolonel Inf Hulisda Melala, S.E.












