Sorong – Gaoelnews.com – Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPPLH) menggelar sosialisasi Program Kampung Iklim (ProKlim) sekaligus membagikan bibit tanaman kepada masyarakat di Ruang Rapat Lantai II Kantor Kelurahan Klawasi, Distrik Sorong Barat. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, sekaligus mendorong pelestarian lingkungan melalui aksi nyata di tingkat kelurahan, dan dilaksanakan pada Selasa (7/7/2026).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Sorong, H. Anshar Karim, A.Md. Dalam sambutannya, ia mengatakan perubahan iklim telah menjadi tantangan nyata yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sehingga memerlukan keterlibatan seluruh pihak dalam upaya penanganannya.
“Melalui Program Kampung Iklim, kita diajak membangun lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan tangguh menghadapi perubahan iklim. Program ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat, mulai dari tingkat keluarga hingga kelurahan,” kata Anshar.
Ia menjelaskan pembagian bibit tanaman merupakan salah satu bentuk nyata upaya penghijauan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara, menjaga daya resap air, mengurangi suhu lingkungan, memperindah kawasan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi apabila dikelola secara berkelanjutan. Karena itu, ia berharap bibit yang dibagikan tidak hanya diterima secara simbolis, tetapi benar-benar ditanam dan dipelihara hingga tumbuh memberi manfaat bagi lingkungan dan generasi mendatang.
Selain mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan, Wakil Wali Kota juga mengimbau warga untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan dengan menghidupkan kembali budaya gotong royong, melaksanakan kerja bakti secara rutin, tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membiasakan pemilahan sampah dari rumah tangga, serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda atau sistem keamanan lingkungan (siskamling).
Sementara itu, Kepala Bidang Tata Lingkungan DPPLH Kota Sorong, Angelia J. Wermasubun, S.AN., mengatakan kegiatan sosialisasi ProKlim dan perlindungan mata air tersebut didanai melalui Dana Otonomi Khusus Tahun Anggaran 2025 sebagai upaya meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim melalui aksi adaptasi dan mitigasi di tingkat kelurahan.
Menurut Angelia, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Program Kampung Iklim, melindungi dan melestarikan sumber mata air sebagai daya dukung lingkungan, mendorong penghijauan melalui pembagian bibit tanaman, serta mendukung visi Pemerintah Kota Sorong dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, aman, hijau, nyaman, dan sejahtera.

Ia menjelaskan rangkaian sosialisasi telah dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 1 Juli 2026 di Aula SMK YPK Agustinus Sorong dan pada 7 Juli 2026 di Kantor Kelurahan Klawasi. Selain sosialisasi, DPPLH Kota Sorong juga melaksanakan perlindungan mata air pada tiga titik, yakni dua titik di Kelurahan Klasabi dan satu titik di Kelurahan Klawasi, serta membagikan bibit tanaman kepada masyarakat dengan melibatkan pemerintah kelurahan, kelompok masyarakat, dan pelaku usaha.
Pemerintah Kota Sorong berharap Program Kampung Iklim mampu mendorong terbentuknya kampung-kampung yang bersih, hijau, tangguh, dan berdaya dalam menghadapi perubahan iklim, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Turut menghadiri kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sorong Dra. Martha Karsau, perwakilan Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Papua, Kepala Kelurahan Klawasi, Kepala Kelurahan Pal Putih, Kepala Kelurahan Puncak Cendrawasih dari distrik Sorong Barat, serta Kepala Kelurahan Kampung Baru, Kepala Kelurahan Klabala, Kepala Kelurahan Klakublik, Kepala Kelurahan Klasuur dari Distrik Sorong Kota, para pelaku usaha, serta perwakilan masyarakat dari masing-masing kelurahan peserta sosialisasi.
Edy hariyadi












