Sebanyak 43 Siswa Dilarikan ke RSUD karna keracunan MBG,Polsek masih Selidiki Dugaan Keracunan MBG yang ada di Dumai

Pandapotan H Hutagaol

Dumai – Gaoelnews.com – Sebanyak 43 Siswa SDN013 dan 2 siswa SDN015 Buluh kasap,Dumai kota yang Terkena Keracunan setelah menyantap Makanan Bergizi Geratis (MBG) dan Polisi telah menyelidiki ada nya dugaan keracunan yang dialami puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 13 Labourhousing, Kota Dumai.

Peristiwa berawal ketika menu MBG yang terdiri dari Nasih putih,Bakso Orek,Tempe goreng,Tumis Labu Siam,Wortel dan di akhiri dengan Sebuah Jeruk tiba di sekolah SD 013,Pihak sekolah memeriksa sebelum di Bagikan ke pada siswa, Kamis (13/8/2026).

Sejumlah siswa dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap menu MBG yang dibagikan di sekolah dan Siswa yang merasa sakit langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan membenarkan adanya peristiwa tersebut.Ia mengatakan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti siswa mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan makanan MBG.

“Benar, kami sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan keracunan yang dialami siswa setelah mengonsumsi MBG,” ujar Fatikh kepada Awak Media.

Selain kepolisian, Dinas Kesehatan Kota Dumai juga telah turun tangan melakukan pemeriksaan di lokasi dan Petugas kesehatan melakukan penanganan sekaligus mengumpulkan informasi terkait kondisi para siswa.

Fatikh menyebutkan, jumlah pasti siswa yang terdampak masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan apakah gangguan kesehatan tersebut benar disebabkan oleh makanan MBG yang dikonsumsi para siswa.

Sebelumnya, kabar dugaan keracunan tersebut membuat warga setempat heboh dan menjadi perbincangan di media sosial.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, menu MBG yang dikonsumsi para siswa berupa bakso,Sejumlah warga menduga kondisi makanan tersebut sudah tidak layak konsumsi.

Bakso disebut-sebut dalam kondisi basi, sementara sambal yang disajikan bersama makanan tersebut dikabarkan mengeluarkan bau tidak sedap.Namun, dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan pengujian oleh pihak berwenang.

Makanan MBG tersebut diketahui berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gajah Mada, Kota Dumai.

Polisi kini masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk proses pengolahan, penyimpanan, hingga pendistribusian makanan kepada para siswa.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa sekaligus mengetahui apakah terdapat kelalaian dalam proses penyediaan makanan MBG.

Hingga kini, kondisi para siswa yang mendapatkan perawatan masih dalam pemantauan tim medis.

Pihak berwenang juga terus melakukan pendataan dan pemeriksaan guna memastikan kejadian tersebut dapat ditangani secara menyeluruh.

Red

Sebanyak 43 Siswa Dilarikan ke RSUD karna keracunan MBG,Polsek masih Selidiki Dugaan Keracunan MBG yang ada di Dumai
Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *