SITINJO – GaoelNews.com – Suasana khidmat menyelimuti halaman Hotel Beristera, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Kamis (13/8/2026) malam. Usai dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Dairi Tahun 2026, sebanyak 30 putra-putri terbaik Dairi mengikuti renungan suci yang dipimpin langsung Bupati Dairi, Vickner Sinaga.
Renungan suci tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan Paskibraka menjelang pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi para anggota Paskibraka untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, pengabdian, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Bupati Dairi Vickner Sinaga hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Agel Siregar, Sekretaris Badan Kesbangpol Ripmo Padang, Kepala Bagian Kesra Murniati Sitepu, serta para pelatih Paskibraka.
Suasana semakin sakral ketika api unggun dinyalakan oleh Danton Paskibraka, Yuda Simanjuntak. Api tersebut bersumber dari api yang diberikan langsung oleh Bupati Dairi sebagai simbol semangat perjuangan yang harus terus menyala dalam diri para Paskibraka.
Dalam pesannya, Bupati Vickner mengajak seluruh Paskibraka untuk sejenak merenungkan kembali perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan Indonesia hingga memasuki usia 81 tahun kemerdekaan.
“Di tempat ini, dengan khidmat kita mengingat perjuangan para pahlawan sehingga kita bisa seperti ini. Bahkan, telah 81 tahun Indonesia merdeka,” ujar Vickner.
Ia menekankan bahwa kemerdekaan yang dinikmati generasi saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu bangsa. Karena itu, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan cita-cita tersebut melalui karya, pengabdian, disiplin, dan semangat membangun bangsa.
Sebagai generasi penerus, Vickner berpesan agar para Paskibraka mampu menghayati perjalanan perjuangan bangsa, dari era Soekarno-Hatta hingga kepemimpinan nasional saat ini di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Kami pun mengemban tugas yang sama. Mari kita laksanakan dengan penuh khidmat. Ini akan menjadi lembaran sejarah bagi Anda dan bagi Pemerintah Kabupaten Dairi,” katanya.
Menurut Vickner, pengalaman menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih. Lebih dari itu, proses latihan dan pembentukan karakter yang dijalani diharapkan menjadi bekal berharga dalam perjalanan kehidupan para generasi muda Dairi.

Ia pun mengajak seluruh Paskibraka menyambut renungan suci tersebut dengan hati yang tulus dan menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat tekad serta semangat pengabdian.
Vickner juga meminta para Paskibraka menyempurnakan seluruh proses pelatihan dan pembinaan yang masih harus dijalani hingga pelaksanaan upacara nanti. Nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab, dan keteladanan yang diperoleh selama proses tersebut diharapkan dapat terus dibawa, di mana pun mereka melanjutkan pendidikan maupun karier kelak.
“Mari putra-putri terbaik Dairi, melangkahlah untuk Dairi yang tangguh,” pesan Vickner menutup renungan.
Renungan suci tersebut tidak hanya menjadi bagian dari persiapan teknis Paskibraka, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk menanamkan kesadaran bahwa tugas mengibarkan Sang Merah Putih merupakan kehormatan sekaligus bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan.
Dengan semangat yang telah ditanamkan, para Paskibraka Kabupaten Dairi diharapkan mampu menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh tanggung jawab dan khidmat, sekaligus menjadi generasi muda yang membawa semangat perjuangan untuk mewujudkan Dairi yang semakin tangguh.
(clara)












