LAMR Kepulauan Meranti Laksanakan Kegiatan Syarahan Sastra Budaya di MTs S Al-Hikmah

Pandapotan H Hutagaol

Selat Panjang, Gaoelnews.com – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kebudayaan Melayu, “Syarahan Sastra Budaya”. Kegiatan ini berlangsung di MTs S. Al-Hikmah, Selatpanjang, Kamis (28/8/2025).

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si, menyatakan bahwa, kegiatan ini merupakan kerjasama LAMR Kepulauan Meranti dengan pihak sekolah, dalam hal ini MTs S. Al-Hikmah, dalam rangka mensosialisasikan kebudayaan Melayu.

“Karena dalam lingkup lembaga pendidikan dasar dan menengah, pihaknya memberi batasan kajian dalam hal sastra budaya saja. Kegiatan ini juga direncanakan akan dilaksanakan di beberapa sekolah pada waktu yang akan datang,” tuturnya.

Kepala MTs Al-Hikmah Selatpanjang, Khairan Efendi, S.Pd., M.Pd.I., menyambut baik kegiatan yang ditaja oleh LAMR Kepulauan Meranti.

“Kami menyambut baik, tawaran dari LAMR Kepulauan Meranti untuk bekerja sama dalam kegiatan ini. Alhamdulillah, kegiatan Syarahan Sastra Budaya dapat juga terlaksana di MTs. S. Al-Hikmah. Kami yakin, dengan kegiatan ini banyak tunjuk ajar dan ilmu yang diberikan kepada siswa-siswi dan guru-guru kami. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LAMR Kepulauan Meranti,” ungkap Khairan Efendi.

Dalam sesi tanya jawab, terlihat antusias siswa untuk melontarkan pertanyaan. Sesekali terlihat juga suasana lucu, yang disambut dengan tawa, dalam suasana kekeluargaan.

Dalam penyampaian syarahannya, Datuk Seri Afrizal Cik mengatakan bahwa, “Sebagai orang yang bertempat tinggal di daerah Melayu, mengetahui seluk-beluk dan serba serbi budaya Melayu menjadi suatu keharusan. Kalau tak paham banyak, sedikitpun jadilah. Yang penting bagi generasi muda ada hal tentang itu yang mulai dipahami. Untuk menguasai semuanya mungkin tak bisa. Sebab budaya Melayu mempunyai ruang lingkup yang sangat luas.

“Bahkan, kalau kita mengambil batasan Sastra Budayanya saja, itu pun masih luas. Untuk saat ini yang penting adalah adanya rasa cinta terhadap budaya Melayu. Mulailah dari memahami hal-hal yang sederhana, seperti dongeng, fabel, hikayat, dan pantun. Untuk fase selanjutnya mungkin beralih lagi ke tarian, nyanyian, syair dan sebagainya. Kemudian baru beranjak ke seni bina bangunan, pakaian, kearifan lokal dan sebagainya,” ungkap Datuk Seri Afrizal Cik dengan logat khas Melayunya.

Terlihat hadir dari LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, yang sekaligus menjadi narasumber, Sekretaris Umum DPH LAMR, Datuk Zaini Mahadun, Datuk Herwanto Herwan, S.T., Puan Syarifah Aslamiah, S.Pd., serta Penyelaras Bidang kemasyarakatan Humas dan Publikasi LAMR, Datuk Ucok Alexander, S.E., C.BJ., C.EJ., dan pengurus lainnya.

Acara ditutup dengan penyerahan tanda mata dari LAMR untuk MTs. S. Al-Hikmah.

Sumber: LAMR Kepulauan Meranti

(Ros.H)

LAMR Kepulauan Meranti Laksanakan Kegiatan Syarahan Sastra Budaya di MTs S Al-Hikmah
Ros.H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *