Laskar Hulubalang Melayu Minta Pemerintah Dumai,Penertiban warung Tuak di sepanjang jalan utama di kota Dumai

Pandapotan H Hutagaol

DUMAI – GaoelNews.com –  Keberadaan warung-warung tuak yang marak di sejumlah titik di Dumai menuai sorotan dari Masyarakat dan berbagai pihak. Warung tersebut tidak hanya menjual minuman tuak, tetapi juga minuman beralkohol seperti anggur merah, bahkan disebut menyediakan wanita untuk menemani pengunjung saat minum.

Laskar Hulubalang Melayu Bersatu Kota Dumai menegaskan bahwa warung tuak bukan merupakan budaya atau kebiasaan yang lahir dan tumbuh dari masyarakat Dumai. Terlebih di bulan suci Ramadan, keberadaan tempat-tempat tersebut dinilai dapat mengganggu ketertiban dan ketenangan masyarakat.

Panglima Laskar Hulubalang Melayu Bersatu Kota Dumai menyampaikan bahwa maraknya warung minuman keras di pinggir jalan perlu segera ditertibkan. Ia menilai aktivitas tersebut sudah berlangsung secara terang-terangan dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

“Apalagi di bulan Ramadan ini, sudah sepatutnya kita bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan Kota Dumai. Jangan sampai aktivitas yang dapat memicu keributan terus dibiarkan,” ujarnya.

Menurutnya, dampak dari peredaran minuman beralkohol yang tidak terkendali kerap memicu perkelahian dan keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, pihaknya mengingatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar dapat bersikap tegas dalam melakukan penertiban terhadap warung-warung yang diduga melanggar aturan.

Laskar Hulubalang Melayu Bersatu Kota Dumai berharap pemerintah daerah dan aparat penegak peraturan daerah dapat mengambil langkah konkret demi menjaga ketentraman serta citra Dumai sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan norma masyarakat.red

Laskar Hulubalang Melayu Minta Pemerintah Dumai,Penertiban warung Tuak di sepanjang jalan utama di kota Dumai
Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *