Apel Gabungan ASN Pemkab Dairi, Kadis PMD Tekankan Disiplin, Klarifikasi Dana Desa, dan Percepatan Digitalisasi Transaksi Non Tunai

Pandapotan H Hutagaol

SIDIKALANG – GaoelNews.com -Pemerintah Kabupaten Dairi menggelar Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Bulan Agustus 2026 di halaman Kantor Bupati Dairi, Senin (3/8/2026). Apel tersebut diikuti para Asisten, Staf Ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes) Kabupaten Dairi, Simon Tonny Malau, S.Kom., M.A.P., bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa disiplin merupakan nilai dasar yang harus dimiliki setiap Aparatur Sipil Negara sebagai wujud profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Simon menekankan bahwa kedisiplinan harus dimulai dari diri sendiri, termasuk dalam hal kehadiran pada apel gabungan yang dilaksanakan setiap bulan. Menurutnya, ASN tidak hanya dituntut bekerja secara profesional, tetapi juga mampu menjadi teladan melalui sikap disiplin dan tanggung jawab.

Pada kesempatan tersebut, Simon juga memberikan penjelasan terkait isu pemotongan Dana Desa yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Ia menegaskan bahwa informasi mengenai pemotongan Dana Desa tidak benar.

Menurutnya, pengelolaan Dana Desa tetap mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2026 yang menetapkan prioritas penggunaan Dana Desa untuk penanganan kemiskinan ekstrem, peningkatan layanan kesehatan dasar, serta penguatan ketahanan pangan.

“Yang terjadi bukanlah pemotongan Dana Desa, melainkan pengalihan sebagian alokasi, yakni sebesar 58 persen, untuk mendukung Program Strategis Nasional (PSN), khususnya Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” jelasnya.

Selain itu, Simon mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Dairi terus mendorong implementasi tata kelola keuangan desa yang lebih transparan dan akuntabel melalui penerapan transaksi keuangan desa secara non tunai. Program prioritas tersebut akan segera direalisasikan dengan tahap awal pelaksanaan di Kecamatan Sidikalang dan Kecamatan Sitinjo sebagai wilayah percontohan.

Dalam arahannya, Simon juga menyoroti pentingnya Pendataan Indeks Desa Tahun 2026 sebagai instrumen strategis dalam penyusunan kebijakan pembangunan desa. Ia menjelaskan bahwa pendataan tersebut merupakan dasar penting untuk memotret kondisi riil desa sekaligus menjadi landasan dalam merancang program pembangunan yang tepat sasaran.

Ia menyampaikan bahwa Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia telah menginstruksikan seluruh pemerintah desa agar melakukan pemutakhiran data indeks desa sebagai fondasi penguatan tata kelola pemerintahan desa yang adaptif terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat.

Melalui pendataan yang akurat, pemerintah desa diharapkan mampu memanfaatkan pedoman teknis yang telah disusun untuk mempercepat terwujudnya desa yang mandiri, sejahtera, memiliki ketahanan ekonomi, serta berdaya saing tinggi.

Menutup amanatnya, Simon mengajak seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Dairi untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menumbuhkan semangat nasionalisme. Ia mengimbau seluruh ASN memasang Bendera Merah Putih di rumah masing-masing maupun di lingkungan kantor sebagai simbol persatuan, cinta tanah air, serta komitmen bersama dalam mendukung pembangunan Kabupaten Dairi dan mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Apel gabungan tersebut berlangsung dengan tertib dan khidmat, sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Dairi dalam meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

(H.simbolon)

Apel Gabungan ASN Pemkab Dairi, Kadis PMD Tekankan Disiplin, Klarifikasi Dana Desa, dan Percepatan Digitalisasi Transaksi Non Tunai
H.Simbolon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *