Wao…Emang Kebal Hukum? Mafia CPO Berinisial Kombes di Pinggir Beroperasi Bebas,Diduga ada storan dari Bos Mafia

Pandapotan H Hutagaol

PINGGIR – Gaoelnews.com – Sangat bebas dan Maraknya praktik penampungan dan perdagangan minyak sawit mentah (CPO) ilegal di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau, kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Sosok yang disebut-sebut sebagai “raja mafia CPO” di wilayah tersebut diduga kuat berlindung di balik status berinisial Kombes, sehingga berani beroperasi secara terang-terangan tanpa pernah tersentuh hukum 18/10/2026.

Di lokasi penampungan CPO tersebut, aktivitas bongkar muat berjalan setiap hari. Truk-truk tangki berplat nomor jelas keluar-masuk lokasi, membawa muatan CPO yang diduga tidak memiliki dokumen lengkap. Warga sekitar dapat melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana kekayaan alam Riau dikumpulkan dan disalurkan secara ilegal.

Yang paling menyakitkan bagi warga: semua orang tahu lokasinya, semua orang tahu siapa yang mengelolanya, tapi tidak ada yang berani menyentuhnya. Seolah ada garis pembatas yang tidak boleh dilewati oleh penegakan hukum.

Kapolsek Pinggir Tetap Bungkam — Sengaja Tutup Mata?

Hingga berita ini diturunkan, upaya awak media mengonfirmasi ke pihak Kepolisian Sektor Pinggir terus menemui jalan buntu. Melalui Humas Polsek, belum ada satu pun penjelasan yang diberikan. Keheningan ini justru memicu pertanyaan besar di tengah masyarakat:

Apakah pihak berwenang benar-benar tidak tahu, atau sengaja menutup mata karena ada sosok berkuasa yang dilindungi? Apakah hukum di Kecamatan Pinggir hanya berlaku untuk rakyat kecil saja?

Publik berhak mendapatkan jawaban yang transparan, bukan keheningan yang berlarut-larut. Diamnya aparat setempat semakin memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang sengaja disembunyikan di balik operasi CPO ilegal ini.

Kegiatan ini bukan baru berjalan beberapa minggu atau bulan. Sudah berlangsung cukup lama, berulang kali warga sampaikan keluhan, namun tidak ada perubahan berarti. Lokasi tetap berdiri, truk tetap beroperasi, dan sosok berinisial Kombes tersebut tetap bebas melakukan aktivitasnya seolah tak ada yang berani menghentikannya.

Karena tidak mendapatkan kepastian dari aparat setempat, suara warga kini mengarah kepada pimpinan tertinggi kepolisian di Riau. Secara bulat dan tegas, masyarakat mendesak Kapolda Riau, Irjen Pol Arman Achdiat, S.I.K., M.Si., untuk segera turun tangan langsung.

“Bapak Kapolda, kami menyerahkan ini kepada Bapak. Turunkan tim yang independen, periksa semuanya, dan tangkap pelaku pengecer kekayaan rakyat ini — tidak peduli pangkatnya apapun, jabatannya siapapun. Jangan biarkan warga Riau kehilangan kepercayaan terhadap hukum. Hukum harus tegak, tidak boleh pandang bulu!” tegas perwakilan warga.

Warga menegaskan, mereka tidak akan diam melihat sumber daya alam Riau diambil secara tidak sah, sementara pelakunya bebas berlindung di balik pangkat dan kekuasaan. Riau bukan milik sekelompok orang, dan hukum tidak boleh dijadikan barang yang bisa ditawar-tawar.

Belum Ada Tanggapan Resmi, Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan maupun klarifikasi yang diterima dari pihak yang diduga maupun dari instansi terkait. Redaksi akan terus memantau perkembangan kasus ini dan membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak-pihak yang ingin memberikan penjelasan resmi.

Red

Wao…Emang Kebal Hukum? Mafia CPO Berinisial Kombes di Pinggir Beroperasi Bebas,Diduga ada storan dari Bos Mafia
Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *