Kota pinang, Labuhan batu Selatan, GaoelNews.com — Tidak menunggu genangan air menjadi banjir,Lurah Kota pinang Mirwan Sentosa Siregar bersama para Kepala Lingkungan (Kepling) turun langsung bergotong royong membersihkan parit dan membuka lubang kontrol yang tersumbat di Lingkungan Kampung Jawa,Jumat pagi 6 November 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Jumat Pagi Bersih Lingkungan (Jumpa Berlian) sebagai bentuk kepedulian pemerintah kelurahan terhadap kebersihan lingkungan sekaligus langkah nyata mengantisipasi genangan air dan banjir,khususnya saat musim penghujan.

Dengan menggunakan peralatan sederhana,Lurah Mirwan Sentosa Siregar bersama para Kepling membersihkan saluran drainase dan membuka lubang kontrol yang tersumbat oleh material penghambat aliran air.
Upaya tersebut dilakukan agar saluran pembuangan kembali berfungsi dan air dapat mengalir dengan lancar.
Lurah Kotapinang Mirwan Sentosa Siregar menegaskan,menjaga kebersihan lingkungan bukan semata-mata tugas pemerintah,melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
“Inilah bentuk kepedulian dan kekompakan kita dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah terjadinya banjir.Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama ,”tegasnya.

Menurutnya,kegiatan gotong royong seperti ini harus terus digalakkan agar kesadaran masyarakat dalam merawat lingkungan semakin meningkat.
Sebab,saluran drainase yang tidak terawat dan tersumbat dapat menghambat aliran air serta memicu terjadinya genangan.
Dalam kegiatan tersebut,turut bergotong royong Kepling Kampung Malim Irwansyah Putra Dalimuthe,Kepling Kalapane Muhammad Efendi Harahap,serta Kepling Tujuh Jadi / Kogem Miswanto.
Melalui program Jumpa Berlian,Pemerintah Kelurahan Kota pinang ingin membangun budaya peduli lingkungan yang tidak hanya dilakukan saat terjadi persoalan,tetapi menjadi kebiasaan rutin masyarakat.

Semangat yang digaungkan pun jelas: “Labusel Kampung Kita, Kita Bangun, Kita Jaga, Kita Rawat.”
Kebersamaan antara pemerintah kelurahan,para Kepling dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan Kota pinang yang bersih,sehat,nyaman,serta terbebas dari ancaman banjir akibat saluran air yang tersumbat.
Gotong royong tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan imbauan.Kepedulian harus diwujudkan melalui tindakan nyata,dimulai dari lingkungan tempat tinggal sendiri.
Bersama kita peduli,bersama kita menjaga lingkungan!












