Labuhanbatu Selatan – Gaoelnews.com – Operasi Patuh Toba 2026 tidak hanya menjadi momentum penertiban pelanggaran lalu lintas,tetapi juga dimanfaatkan Sat Lantas Polres Labuhanbatu Selatan untuk menumbuhkan kesadaran keselamatan melalui aksi nyata.
Sebanyak 20 helm,20 payung,15 jaket,serta masker dan cokelat dibagikan kepada pengguna jalan dalam kegiatan Strong Point pagi di Jalinsum,Simpang Tiga Bukit,Kecamatan Kotapinang,Jumat (6/11/2026).
Aksi sosial tersebut menjadi gambaran bahwa pendekatan kepolisian dalam menciptakan ketertiban berlalu lintas tidak harus selalu mengedepankan sanksi.
Edukasi,kepedulian dan komunikasi persuasif juga menjadi bagian penting dalam melindungi keselamatan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di tengah guyuran hujan itu merupakan bagian dari Operasi Patuh Toba 2026 sekaligus mendukung Quick Wins Program Prioritas Kapolri.
Meski kondisi cuaca kurang bersahabat,personel Sat Lantas tetap berada di lapangan untuk mengatur arus kendaraan,memberikan pelayanan,serta mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati selama perjalanan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas membagikan 20 helm,20 payung,15 jaket,serta masker dan cokelat kepada masyarakat. Tidak hanya memberikan bantuan,personel juga menyampaikan teguran simpatik kepada pengendara sepeda motor yang kedapatan tidak menggunakan helm.
Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Rosef Efendi,S.I.K.,M.H.,CPHR.,melalui Kasat Lantas AKP Yustina,S.H.,M.H.,menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Menurutnya,Operasi Patuh Toba 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan pelanggaran,melainkan juga mengutamakan edukasi,pencegahan,dan pendekatan humanis.
“Kami ingin kehadiran polisi di tengah masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya. Pembagian helm,jaket,payung,masker,hingga cokelat ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kami kepada pengguna jalan.
Kami juga mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,”ujar AKP Yustina menyampaikan pesan Kapolres.
Ia juga mengingatkan masyarakat,khususnya pengendara sepeda motor,agar selalu menggunakan helm berstandar SNI,melengkapi surat-surat kendaraan,mematuhi rambu lalu lintas,serta meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara dalam kondisi hujan.
“Jangan menunggu terjadi kecelakaan baru kita menyadari pentingnya keselamatan.Gunakan helm,patuhi aturan,jaga jarak aman,dan kendalikan kecepatan kendaraan. Keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri,tetapi juga untuk keluarga yang menunggu di rumah,”tegasnya.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung AKP Yustina,didampingi KBO Sat Lantas IPTU B.L.Tobing,S.H.,bersama personel Sat Lantas Polres Labuhanbatu Selatan.
Selama kegiatan berlangsung,arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau tertib dan lancar. Meskipun hujan mengguyur kawasan tersebut,tidak ditemukan kemacetan maupun gangguan lalu lintas yang berarti.
Kepedulian Sat Lantas Polres Labuhanbatu Selatan terhadap pengguna jalan mendapat apresiasi dari Mirwan Hasibuan.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Rosef Efendi,S.I.K.,M.H.,CPHR.,khususnya Kasat Lantas AKP Yustina,atas perhatian dan bantuan berupa helm,jaket,payung,serta masker kepada masyarakat.
Menurut Mirwan,kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian nyata kepolisian terhadap keselamatan,kenyamanan,dan kebutuhan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Ia berharap kegiatan sosial dan pendekatan humanis seperti ini terus dilanjutkan sehingga hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat.

Baginya,kehadiran polisi bukan hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban,tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolres Labuhanbatu Selatan,khususnya Kasat Lalu Lintas,atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
Semoga kebaikan ini menjadi berkah dan terus berlanjut untuk masyarakat,”ungkap Mirwan Hasibuan.
Melalui Operasi Patuh Toba 2026,Polres Labuhanbatu Selatan berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat.
Sebab,tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban ketika melihat petugas,melainkan kebutuhan untuk melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Pada akhirnya,keberhasilan menciptakan keamanan di jalan raya tidak hanya diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditindak,tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk saling menjaga.
Karena keselamatan bukan sekadar aturan di jalan raya,melainkan tanggung jawab bersama agar setiap orang dapat kembali ke rumah dengan selamat.
Jhon Fitra Sagala.












