Pangan Kalbar Aman Pasca Lebaran, Bulog Pastikan Harga Stabil dan Stok Mencukupi

Pontianak,- GaoelNews.com – Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Barat, Rasiwan, S.H., memastikan kondisi pangan di wilayah Kalimantan Barat tetap aman dan terkendali pasca Hari Raya Idulfitri 1447 H. Hal tersebut disampaikannya dalam keterangan pers kepada awak media, pada Kamis (2/4).

Menurut Rasiwan, hingga saat ini harga kebutuhan pokok baik di pasar tradisional maupun modern masih relatif stabil. Ia mengapresiasi peran serta masyarakat dalam menjaga kondisi tersebut.

“Terima kasih kepada masyarakat Kalbar. Sampai hari ini harga pangan relatif terkendali dari sisi pasokan maupun harga. Alhamdulillah kita melewati Lebaran dengan baik dan aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Bulog Kalbar bersama Satgas Pangan Polda Kalbar serta instansi terkait terus melakukan pemantauan rutin di lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak terjadi gejolak harga maupun hambatan distribusi.

“Bulog Kalbar tetap konsisten mengawal pergerakan harga di pasar. Kami bersama Satgas Pangan turun rutin mengecek pasokan. Alhamdulillah sampai hari ini harga stabil dan terkendali, dan akan terus kami pantau,” tegasnya.

Stok 11.400 Ton, Dipastikan Aman
Rasiwan menyebutkan, posisi stok pangan yang dikuasai Bulog Kalbar saat ini mencapai 11.400 ton. Jumlah tersebut dinilai sangat cukup untuk memenuhi berbagai kebutuhan, baik untuk penugasan pemerintah seperti bantuan pangan maupun program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Masyarakat Kalbar tidak perlu khawatir. Ketersediaan pangan, khususnya beras dan minyak goreng, sangat aman,” katanya.
Bantuan Pangan Berlanjut Hingga April
Selain menjaga stabilitas pasokan, Bulog Kalbar juga terus menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat.

Setiap penerima manfaat memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, dengan target penyaluran rampung pada April 2026.
“Program ini sangat membantu masyarakat pasca Lebaran. Mohon doa agar penyalurannya berjalan lancar dan tepat sasaran,” tambahnya.

Kebutuhan Harian Masih Terkendali
Dengan jumlah penduduk Kalbar sekitar 5,8 juta jiwa, kebutuhan konsumsi beras harian diperkirakan mencapai sekitar 250 ton. Meski demikian, Bulog memastikan ketersediaan stok masih dalam batas aman untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Stok di masyarakat masih mencukupi. Kami tetap mengantisipasi potensi peningkatan permintaan, namun tidak ada indikasi kelangkaan ataupun kekurangan pasokan,”jelas Rasiwan.

Imbauan untuk Tetap Tenang
Menutup keterangannya, Rasiwan mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu terkait pangan dan tetap tenang.

“Saya berharap masyarakat Kalbar tidak khawatir terkait ketersediaan pangan. Kami siap memenuhi kebutuhan masyarakat dari sisi harga maupun pasokan,” pungkasnya.(Mulyadi)

Pangan Kalbar Aman Pasca Lebaran, Bulog Pastikan Harga Stabil dan Stok Mencukupi
Mulyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *