Bupati Dairi Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut, Wamenag Ajak Jadikan Al-Qur’an Perekat Persatuan Bangsa

Deli Serdang –GaoelNews.com –
Bupati Dairi, Vickner Sinaga, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Astaka, Kabupaten Deli Serdang, Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafii, serta dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, unsur Forkopimda, kepala daerah se-Sumatera Utara, tokoh agama, dan ribuan peserta serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Agama menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan momentum untuk memperkuat ukhuwah, membangun karakter bangsa, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurutnya, sejarah penyelenggaraan MTQ di Indonesia lahir dari semangat untuk mempersatukan bangsa. Ia mengingatkan kembali bahwa MTQ Nasional pertama digelar di Makassar pada tahun 1968, kemudian berlanjut di Bandung pada 1969 dan Banjarmasin pada 1970, di tengah kondisi bangsa yang sedang menghadapi berbagai tantangan pasca gejolak nasional.

“Kita membutuhkan suasana kebatinan yang mampu mengonstruksi keutuhan bangsa dan menyatukan elemen-elemen yang terpecah. Pada saat itulah lahir gagasan penyelenggaraan MTQ untuk menularkan spirit Al-Qur’an demi kepentingan bangsa dan negara,” ujar Romo Muhammad Syafii.

Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini juga tidak kalah kompleks, baik dari sisi global maupun domestik. Karena itu, MTQ diharapkan menjadi sarana mempererat persatuan, menjaga kondusivitas daerah, sekaligus melahirkan generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional.

“MTQ ke-40 ini harus menjadi media merajut kembali persatuan bangsa. Dari ajang ini diharapkan lahir qori dan qoriah terbaik yang tidak hanya unggul dalam tilawah, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ ke-40 Tingkat Sumatera Utara.

Menurut Bobby, MTQ merupakan bagian penting dari dakwah Islam yang berperan dalam membentuk karakter masyarakat yang berakhlakul karimah. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga adab, serta menjadikan kompetisi sebagai sarana meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

“MTQ bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan media dakwah dan pembangunan karakter bangsa. Momentum ini menjadi semakin bermakna karena berlangsung berdekatan dengan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, yang mengingatkan kita untuk terus melakukan perubahan menuju pribadi yang lebih baik,” ujar Bobby.

Ketua Panitia MTQ ke-40 Tingkat Sumatera Utara, Yasir Tanjung, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini mengusung tema “Satu Irama Tilawah, Satu Tekad dalam Kolaborasi Sumut Berkah.”

Ia menjelaskan, sebanyak 1.109 peserta ambil bagian dalam ajang tersebut, terdiri dari 28 kafilah kabupaten, 7 kafilah kota, serta 3 kafilah khusus yang berasal dari perguruan tinggi, Polda Sumatera Utara, dan PTPN. Para peserta akan berkompetisi pada 8 cabang dan 25 golongan perlombaan.

“Hasil MTQ ini akan menjadi dasar dalam menjaring qari dan qariah terbaik Sumatera Utara yang akan mewakili provinsi pada MTQ Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026,” jelas Yasir.

Sebelum menghadiri pembukaan MTQ, Bupati Dairi Vickner Sinaga terlebih dahulu melepas kafilah Kabupaten Dairi dari Kantor Bupati Dairi. Sebanyak 30 peserta kafilah, didampingi official dan pelatih, diberangkatkan untuk mengikuti seluruh rangkaian perlombaan yang berlangsung selama 10 hari di Lapangan Astaka, Deli Serdang.

Bupati Vickner Sinaga berharap para peserta mampu memberikan penampilan terbaik, menjaga nama baik daerah, serta menjadikan MTQ sebagai sarana memperdalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.

“MTQ bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi juga menjadi wahana membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta mampu membawa pesan-pesan Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. Semoga seluruh kafilah Kabupaten Dairi diberikan kesehatan, kemudahan, dan hasil terbaik,” ungkapnya.

Pelaksanaan MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga memperkuat syiar Islam, memperkokoh persaudaraan, serta menumbuhkan semangat membangun Sumatera Utara yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.

Bupati Dairi Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut, Wamenag Ajak Jadikan Al-Qur’an Perekat Persatuan Bangsa
Clara Siahaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *