Tak Mesti Pakai APBD, Bupati M. Syukur Instruksikan Swasta Terlibat Aktif Tanggulangi Kemiskinan

MERANGIN –Gaoelnews.com –  Pemerintah Kabupaten Merangin menyadari bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) memiliki keterbatasan untuk mendanai seluruh program jaminan sosial secara bersamaan.

Menyiasati tantangan tersebut, Bupati Merangin M. Syukur menginstruksikan sektor swasta dan lembaga sosial untuk terlibat aktif dalam program pengentasan kemiskinan di daerah.

Amanat tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni, saat membacakan sambutan tertulis Bupati dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah di Aula Depati Payung Bappeda, Kamis (18/6).

Bupati menegaskan bahwa persoalan kemiskinan tidak lagi bisa dipandang hanya dari sisi pendapatan per kapita semata. Penanganannya memerlukan pendekatan multidimensi yang menyentuh aspek sosial, budaya, geografis, hingga pemenuhan layanan dasar masyarakat.

“Mengingat kemampuan anggaran daerah yang terbatas, keterlibatan pihak swasta menjadi sangat potensial. Kami instruksikan agar kontribusi melalui Forum CSR, Baznas, dan lembaga lainnya lebih difokuskan pada isu strategis daerah, khususnya dalam menghapus kemiskinan,” ujar Zulhifni.

Selain menggalang kekuatan eksternal, Pemkab Merangin juga bergerak cepat mengintegrasikan program jaminan sosial dari Pemerintah Provinsi Jambi. Inovasi seperti Dumisake, Basuko Tangan, hingga Kartu Mantap kini diwajibkan masuk secara sistematis ke dalam dokumen Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (LP2KD).

Langkah sinkronisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi model replikasi bagi daerah lain, tetapi juga memperkuat posisi evaluasi kinerja Kabupaten Merangin di tingkat nasional.

Melalui forum koordinasi tersebut, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mempererat sinergi demi memastikan program intervensi berjalan tepat sasaran dan berkesinambungan di seluruh wilayah Merangin.

Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Asisten I Setda Merangin, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan BPS, serta Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Merangin.

 

Tak Mesti Pakai APBD, Bupati M. Syukur Instruksikan Swasta Terlibat Aktif Tanggulangi Kemiskinan
R. Munthe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *