Kebakaran Maut di Gang Sempit Sidikalang, Bocah 5 Tahun dan Kanit Patroli Lantas Polres Dairi Meninggal Dunia
SIDIKALANG —GaoelNews.com
Kebakaran hebat melanda satu unit rumah di Gang Sempit, tepatnya di samping Hotel Cendrawasih, Kelurahan Batangberuh, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Jumat (25/9/2026) siang.
Peristiwa tersebut menelan korban jiwa. Seorang bocah bernama Muhammad Abdul Jalil, yang disebut berusia sekitar 4–5 tahun, ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah yang terbakar.
Selain bocah tersebut, Kanit Patroli Satuan Lalu Lintas Polres Dairi, Aiptu Herbin Silaen, juga dilaporkan meninggal dunia dalam rangkaian peristiwa kebakaran tersebut.

Informasi mengenai kejadian itu menyebutkan, rumah yang terbakar dihuni keluarga Paidi, sementara pemilik bangunan tercatat atas nama Iwan Boy Sinamo.
Saat kebakaran terjadi, Paidi disebut sedang melaksanakan Salat Jumat. Sementara istri dan anaknya berada di dalam rumah.
Api yang dengan cepat membesar membuat sang ibu berupaya meminta pertolongan kepada warga. Namun, kondisi lokasi rumah yang berada di gang sempit dan minim akses kendaraan membuat proses penyelamatan menghadapi kendala.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Dairi, Amudi Parulian Situmeang, menerangkan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 12.34 WIB.
Petugas kemudian bergerak pada pukul 12.35 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.38 WIB.
Namun, posisi rumah yang berada di gang sempit membuat mobil pemadam kebakaran tidak dapat langsung mendekati titik api.
“Untuk memadamkan api, kami terpaksa mengerahkan selang dari jalan setapak. Sementara konstruksi bangunan kebanyakan berbahan kayu sehingga api cepat membesar,” ujar Amudi.
Dalam laporan akhir UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Dairi, proses pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai sekitar pukul 13.24 WIB.
Sebanyak 23 personel pemadam kebakaran dikerahkan dengan dua unit mobil pemadam berkapasitas total sekitar 16.000 liter air. Personel bantuan juga berasal dari Yonif TP 908.
Saat proses penyelamatan dilakukan, petugas menemukan seorang anak telah terjebak di salah satu ruangan rumah.
“Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal,” kata Amudi.
Laporan resmi UPT Damkar mencatat satu orang anak laki-laki meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Sementara informasi mengenai meninggalnya Aiptu Herbin Silaen menjadi bagian lain dari peristiwa yang kini tengah ditangani dan didalami pihak terkait.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Petugas juga masih melakukan pendataan terkait kerugian material akibat kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah tersebut.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus menjadi perhatian warga, khususnya karena lokasi rumah yang berada di gang sempit menyebabkan akses kendaraan pemadam kebakaran menjadi sangat terbatas.(clara)










