Sumbul – GaoelNews.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), khususnya di Kabupaten Dairi. Kepala Satgas AMPI, Leo Ramon Matanari, meninggal dunia pada Kamis, 13 Agustus 2026, dalam usia 48 tahun.
Almarhum Leo Ramon Matanari lahir pada 20 April 1978 dan selama hidupnya dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan organisasi AMPI. Dedikasi dan loyalitasnya terhadap organisasi membuat kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar AMPI.
Ketua AMPI, Budi Tarigan, menyampaikan rasa kehilangan yang sangat mendalam atas berpulangnya salah satu kader dan sosok yang selama ini aktif menjalankan tugas di tubuh organisasi.
Menurutnya, almarhum merupakan pribadi yang memiliki semangat pengabdian serta selalu hadir dalam berbagai kegiatan AMPI. Kepergian Leo Ramon Matanari menjadi kehilangan besar bagi organisasi maupun rekan-rekan yang selama ini bersama-sama menjalankan kegiatan kemasyarakatan.
“Kami keluarga besar AMPI sangat merasa kehilangan. Almarhum adalah sosok yang sangat aktif dan memiliki dedikasi terhadap organisasi. Semoga seluruh amal dan kebaikannya diterima Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Budi Tarigan.

Acara adat penguburan almarhum dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, di Paliden, Sumbul, dan dihadiri keluarga, kerabat, serta keluarga besar AMPI yang turut memberikan penghormatan terakhir.
Keluarga besar AMPI juga menyampaikan pesan kepada keluarga yang ditinggalkan agar tidak larut dalam kesedihan. Kepergian merupakan bagian dari perjalanan kehidupan manusia, sementara bagi mereka yang masih diberikan kesempatan menjalani kehidupan di dunia, sudah selayaknya terus mendoakan almarhum.
Pesan penghiburan tersebut sejalan dengan firman Tuhan dalam Pengkhotbah 3:20:
«“Kedua-duanya menuju satu tempat; kedua-duanya terjadi dari debu dan kedua-duanya kembali kepada debu.”»
Firman Tuhan tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan manusia di dunia memiliki batas, dan setiap orang pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta.
Keluarga besar AMPI berharap almarhum Leo Ramon Matanari mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Sementara bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, penghiburan, dan ketabahan dalam menghadapi masa duka.
Selamat jalan, Leo Ramon Matanari. Dedikasi dan pengabdianmu bersama keluarga besar AMPI akan selalu dikenang.(clara)












