Toba  

Hasil Sinergitas, Pemkab Samosir Bersama TNI dan Kementan Bangun 20 Jembatan, Irigasi untuk 680 Hektare dan Konservasi Lingkungan

Pandapotan H Hutagaol

Samosir,- Gaoelnews.com – Pemerintah Kabupaten Samosir terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian yang membutuhkan ketersediaan infrastruktur dan jaringan irigasi. Melalui sinergitas anggaran dengan TNI dan Kementerian Pertanian, Kabupaten Samosir memperoleh dukungan pembangunan irigasi perpipaan sepanjang sekitar 15 kilometer untuk mengairi 680 hektare lahan persawahan, pembangunan dan rehabilitasi 20 unit jembatan, serta kegiatan konservasi lingkungan melalui penanaman pohon.

Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama Oleh Danrem 023 Kawal Samudera Iwan Budiarso, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk dan Dandim 0210 TU Kiky Hardian di Tambok Bupati Desa Sideak Kecamatan Palipi, Kamis (01/10/2026).

Turut hadir Wakapolres Samosir Manumpak Sitorus, Pabung Samosir T. Siringo ringo, Asisten II Hotraja Sitanggang, Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang dan pimpinan OPD lainnya, Plt. Camat Palipi Haider Sitinjak, masyarakat dan kelompok tani penerima manfaat.

Pembangunan irigasi perpipaan diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan air bagi lahan persawahan di Desa Sideak, Desa Urat II dan Desa Huta Dame, Kecamatan Palipi, sehingga petani tidak sepenuhnya bergantung pada curah hujan. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas persawahan dan indeks pertanaman untuk mendukung ketahanan pangan. Sementara itu, pembangunan dan rehabilitasi 20 unit jembatan dari 22 unit yang diusulkan Pemkab Samosir akan memperkuat konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Di bidang lingkungan, kegiatan konservasi dilakukan melalui penanaman 350 batang pohon, termasuk tanaman endemik kawasan Danau Toba dan sengon, sebagai bagian dari upaya memulihkan fungsi hutan dan lahan serta menjaga kelestarian lingkungan.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan bahwa kick off pembangunan jembatan, saluran perpipaan dan konservasi lingkungan merupakan wujud nyata sinergitas Pemerintah Kabupaten Samosir bersama TNI di bawah komando Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak serta Kementerian Pertanian.

Vandiko mengatakan, pembangunan di Kabupaten Samosir harus terus berjalan meskipun menghadapi keterbatasan anggaran. Karena itu, Pemkab Samosir menerapkan berbagai skema pembiayaan, mulai dari APBD Kabupaten Samosir, sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, hingga kolaborasi dengan pemerintah pusat, kementerian/lembaga dan TNI.

“Keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan pembangunan di Kabupaten Samosir. Berbagai cara terus kami upayakan, salah satunya melalui sinergitas anggaran seperti yang kita lakukan bersama TNI dan Kementerian Pertanian. Ini merupakan inovasi yang kami terapkan untuk mencari sumber-sumber anggaran agar pembangunan di Kabupaten Samosir tetap berjalan kebutuhan masyarakat tercukupi” ujar Vandiko.

Menurut Vandiko, dukungan TNI terhadap pembangunan di Samosir juga telah dirasakan masyarakat melalui pembangunan 31 unit sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih.

“Luar biasa perhatian Bapak Kasad kepada Kabupaten Samosir. Setelah sumur bor, kini kita mendapatkan dukungan untuk irigasi perpipaan, jembatan dan konservasi lingkungan. Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat luar biasa untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Vandiko juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan irigasi perpipaan, khususnya apabila jaringan pipa nantinya melintasi lahan masyarakat.

“Program ini merupakan harapan dan keinginan kita bersama. Karena itu, saya berharap masyarakat, kepala desa dan camat sama-sama mendukung. Jangan sampai kita berupaya mendapatkan program ini, tetapi ketika pelaksanaannya melewati lahan masyarakat justru ada penolakan. Mari kita dukung bersama karena manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” tegasnya.

Atas dukungan tersebut, Vandiko menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak serta Kementerian Pertanian atas perhatian dan dukungan terhadap pembangunan di Kabupaten Samosir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Kami berharap pada saat pembangunan ini selesai dan diresmikan, Bapak Kasad dapat hadir di Kabupaten Samosir sehingga kami bersama masyarakat dapat menyampaikan terima kasih secara langsung atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Samosir,” pungkasnya.

Danrem 023/Kawal Samudera Iwan Budiarso menegaskan bahwa kehadiran TNI melalui kegiatan Karya Bakti merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus upaya mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Samosir. Ia menyebut bahwa Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) untuk membantu pembangunan wilayah melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Program ini membutuhkan perjuangan dan sinergi untuk mendapatkan anggaran, termasuk melalui koordinasi langsung dengan kementerian. Ini merupakan bentuk perhatian khusus Bapak Kasad terhadap pembangunan di Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Samosir. Kami berharap seluruh kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat,” ungkap Danrem.

Ia menjelaskan, pembangunan yang dilaksanakan meliputi jembatan penghubung antarwilayah, pipanisasi irigasi untuk mengairi lahan persawahan seluas 680 hektare di tiga desa dengan panjang jaringan sekitar 15 kilometer, serta konservasi lingkungan.

Selain itu, penyediaan air bersih melalui sumur bor juga akan dilanjutkan pada tahap kedua sebanyak 40 titik, setelah tahap pertama terealisasi sebanyak 31 titik, sehingga totalnya mencapai 71 titik di Kabupaten Samosir.

Danrem mengharapkan dukungan penuh pemerintah daerah dan masyarakat, terutama dalam menjaga semangat gotong royong serta memberikan dukungan terhadap pemasangan jaringan pipa yang melintasi lahan warga.

“Kami memohon dukungan masyarakat agar pembangunan ini dapat berjalan lancar. Pipanisasi ini sangat penting untuk mendukung kebutuhan pengairan persawahan dan meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kita berharap seluruh program ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. TNI akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan pengabdian terbaik, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Samosir,” tegas Danrem Iwan Budiarso.

Kepala Desa Sideak Buntu Situmorang menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Pemkab. Samosir yang telah peduli dengan kebutuhan masyarakat di desanya.

“Pembangunan ini membawa manfaat yang banyak untuk kehidupan masyarakat pada tiga desa di Kecamatan Palipi. Terima kasih kepada bapak kasad beserta seluruh jajaran dan bapak Bupati Samosir yang telah memberikan perhatian. Kami akan mendukung pembangunan ini” kata Buntu Situmorang.

Sinergitas Pemerintah Kabupaten Samosir, TNI dan Kementerian Pertanian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur dasar, mendukung produktivitas pertanian, memperlancar konektivitas wilayah sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Pemerintah Kabupaten Samosir berharap seluruh program dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Samosir.

R.nita

Hasil Sinergitas, Pemkab Samosir Bersama TNI dan Kementan Bangun 20 Jembatan, Irigasi untuk 680 Hektare dan Konservasi Lingkungan
R.nita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *