Geram Dengan Hiruk Pikuk Hiburan Malam Buka Hingga Pukul 03 Dini Hari Warga Desak Pemko Dumai Menutup Café Wak Lan Secara Permanen

Dumai – GaoelNews.com – Caffe Wak Lan Jl. Pu Lama RT-17 Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan menjadi sorotan warganet diinformasikan caffe tersebut seakan tak kenal waktu,dan mengganggu lingkungan buka dari sore hari hingga larut malam pukul 03 dini hari. warga muak dengan kebisingan suara music dari caffe tersebut.

mengganggu ketenangan warga beristirahat. warga mendesak Pemerintah Kota Duma cq. Dinas Pariwisata Dumai menutup caffe wak lan tersebut demikian permintaan warga keredaksi awak media ini.Rabu (08/04/2026).

Kegiatan caffe wak lan diduga tanpa mengantongi izin hiburan kerap menjadi sorotan kegiatan caffe wak lan dilaporkan ke Satpol Dumai selaku penegak Perda namun tak ditanggapi, sehingga menimbulkan tanda tanya warganet. Ada apa dengan Satpol PP. sehingga Satpol PP di cap ibarat “macan ompong”. Langgengnya kegiatan caffe wak lan bisa jadi karena adanya pembiaran oleh Satpol PP.

Desakan warga kepada Pemko Dumai menutup caffe wak lan bukan tanpa alasan sebab selain menimbulkan kebisingan caffe wak lan juga dikabarkan menyediakan wanita penghibur untuk mendampingi para lelaki “hidung belang” yang doyan berjoget ria, bersama wanita penghibur.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa caffe wak lan juga menyediakan miras (minuman keras) jenis anggur merah beralkohol mengkonsumsi anggur merah bisa berakibat mabok, dampaknya sering menimbulkan keributan dan “adu jotos” sesame pengunjung.

Dikabarkan lokasi caffe dijadikan transaksi untuk berkencan. meskipun dilakukan diluar caffe.ujar sumberDesakan warga menuntut penutupan karena cafe ini dinilai sudah melampaui batas. Praktik LC yang bebas dipesan (di booking) tanpa serta bebasnya miras dijual di tempat umum, menciptakan ketidaknyamanan bagi masyarakat sekitar lokasi caffe jika dibiarkan berdampak buruk bagi generasi muda disekitar lokasi yang mayoritas adalah pekerja butuh istirahat yang cukup.

Pengunjung cafe didominasi oleh kalangan pemuda dan oknum aparat pemerintahan yang diduga menjadi “bekingan” atau pelindung usaha tersebut. Bahkan, informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa aparat dan sosok yang dijuluki “kacang ijo” bertindak sebagai pemasok miras sekaligus pembeking caffe ilegal.

Warga melalui tokoh pemuda setempat menuntut tiga hal Pertama, penutupan permanen Cafe Wak Lan. Kedua, pemeriksaan terhadap oknum Satpol PP yang diduga menerima “siraman”. Ketiga, pengusutan aparat pemerintahan yang menjadi pemasok miras dan pelindung cafe. Jika tidak ditindak, warga mengancam akan melakukan unjuk rasa di depan kantor Polres dan Inspektorat Daerah.

Kepala Satpol PP Kota Dumai Ganda ketika dikonfirmasi melalui hubungan seluler Rabu malam pukul 09.30 dari lokasi caffe terkait tuntutan warga agar caffe wak lan ditutup secara permanen. Namun setelah ditunggu selama 30 menit belum ada tanggapan. (Tim)

Geram Dengan Hiruk Pikuk Hiburan Malam Buka Hingga Pukul 03 Dini Hari Warga Desak Pemko Dumai Menutup Café Wak Lan Secara Permanen
Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *