Dairi – GaoelNews.com – Pemerintah Kabupaten Dairi menegaskan komitmennya dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana alam melalui program penghijauan “Sejuta Pohon” yang dipadukan dengan pembentukan sistem Posko Darurat Penanggulangan Bencana terpadu. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mengantisipasi ancaman longsor, banjir, serta kerusakan lingkungan yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah rawan bencana.
Bupati Vickner Sinaga menyampaikan bahwa gerakan penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari investasi lingkungan jangka panjang guna menjaga kestabilan ekosistem dan memperkuat daya dukung alam terhadap perubahan iklim serta curah hujan ekstrem.
“Program sejuta pohon ini menjadi tonggak penting dalam membangun sistem mitigasi bencana berbasis lingkungan. Pohon memiliki fungsi ekologis yang sangat besar untuk menahan erosi, menjaga sumber mata air, serta mengurangi risiko longsor di kawasan perbukitan,” ujar Vickner Sinaga dalam keterangannya.
Selain penghijauan, Pemkab Dairi juga memperkuat kesiapan Posko Darurat Bencana dengan dukungan alat berat dan personel siaga yang ditempatkan di titik-titik strategis. Keberadaan alat berat dinilai sangat penting untuk mempercepat penanganan ketika terjadi bencana seperti longsor yang menutup akses jalan maupun banjir yang menghambat mobilitas masyarakat.
Beberapa alat berat yang disiagakan dalam program tanggap darurat tersebut antara lain:
Excavator Komatsu PC200 – digunakan untuk pembersihan material longsor dan pengerukan saluran air;
Wheel Loader Komatsu WA200 – membantu pemindahan material dan logistik bencana;
Dump Truck Hino
Motor Grader Caterpillar 140K – meratakan jalan yang rusak akibat longsor dan banjir.
Pemerintah daerah juga akan membangun koordinasi terpadu antara BPBD, TNI/Polri, dinas teknis, relawan, dan masyarakat desa agar respons penanggulangan bencana dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala menambahkan bahwa keberhasilan mitigasi bencana tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Menurutnya, budaya menanam pohon harus menjadi gerakan bersama demi menjaga kelestarian alam Kabupaten Dairi yang dikenal memiliki kawasan perbukitan dan daerah tangkapan air yang penting bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Dairi berharap dapat menciptakan daerah yang lebih hijau, tangguh terhadap bencana, serta mampu memberikan perlindungan lingkungan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
clara












