Tangerang – GaoelNews.com – Rutan Kelas I Tangerang menerima kunjungan kerja Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Pemasyarakatan, Kadek Anton Budi Harta, dalam rangka pelaksanaan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pasca Pembangunan Satuan Kerja Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2025. Kedatangan Direktur disambut langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, didampingi para pejabat struktural (31/07).
Kunjungan tersebut diawali setelah Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Pemasyarakatan meninjau Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas IIB Ciangir yang telah selesai dibangun. Selanjutnya, rombongan melanjutkan agenda ke Rutan Kelas I Tangerang untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana, infrastruktur, serta kesiapan satuan kerja dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kadek Anton Budi Harta meninjau sejumlah area strategis dan berdiskusi mengenai kondisi eksisting bangunan serta kebutuhan pengembangan infrastruktur ke depan. Peninjauan ini juga menjadi bagian dari pembahasan terkait rencana perubahan nomenklatur Rutan Kelas I Tangerang menjadi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tigaraksa, sehingga diperlukan pemetaan terhadap kesiapan fasilitas, fungsi bangunan, dan aspek pendukung lainnya.
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan arahan yang diberikan. Menurutnya, kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi hal penting untuk memastikan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat bermanfaat secara optimal serta menjadi dasar dalam penyusunan langkah-langkah pengembangan ke depannya.
“Kunjungan ini menjadi wadah bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana serta mempersiapkan seluruh aspek yang diperlukan dalam mendukung transformasi kelembagaan. Kunjungan yang dilakukan akan menjadi acuan bagi kami dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang semakin baik dan profesional,” ujar Irhamuddin.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat maksimal bagi pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat maupun warga binaan.












