Dekranasda Dairi di Kriyanusa 2026, Satukan Warisan Tradisi dan Kreativitas Menuju Pasar Dunia

siahaan clara

 

JAKARTA —GaoelNews.com
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Dairi, Ny. Rita L. Puspita Vickner Sinaga, menghadiri pembukaan Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 yang mengusung semangat “Cipta Kriya Berkelanjutan, Pengrajin Mendunia”, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di panggung utama Hall B Jakarta International Convention Center (JICC), Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, tersebut mempertemukan para pelaku kerajinan, Dekranasda kabupaten/kota se-Indonesia, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang industri kreatif dan kerajinan Nusantara.

Pembukaan Kriyanusa 2026 turut dihadiri Ketua Umum Dekranas, Ny. Selvi Gibran Rakabuming, serta sejumlah undangan, termasuk Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution dan para Ketua Dekranasda kabupaten/kota dari berbagai daerah di Indonesia.

Pelaksanaan Kriyanusa 2026 mendapat dukungan sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah, di antaranya Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Kementerian BUMN Republik Indonesia.

Kehadiran Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi dalam agenda nasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring sekaligus membuka ruang promosi bagi potensi kerajinan dan produk kreatif daerah agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Rangkaian pembukaan berlangsung dengan nuansa budaya Nusantara yang kental. Setelah laporan panitia dan sambutan Ketua Umum Dekranas, acara dilanjutkan dengan pembukaan Kriyanusa 2026 yang dirangkai dengan pertunjukan tari pembuka Gending Sriwijaya, sebagai simbol penghormatan terhadap kekayaan tradisi dan kebudayaan Indonesia.

Kemegahan acara semakin terasa melalui pergelaran fashion show “Kemilau Swarna Wastra Sriwijaya”, yang menampilkan keindahan wastra Nusantara dalam balutan kreativitas dan sentuhan mode kontemporer.

Tidak sekadar menjadi ajang pameran produk kerajinan, Kriyanusa 2026 membawa pesan penting mengenai keberlanjutan, pelestarian budaya, peningkatan kualitas produk, serta penguatan posisi para pengrajin sebagai bagian dari kekuatan ekonomi kreatif Indonesia.

Semangat tersebut tercermin dari tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Pengrajin Mendunia”, yang menempatkan karya kriya tidak hanya sebagai produk bernilai ekonomi, tetapi juga sebagai representasi identitas, tradisi, dan kearifan lokal yang diwariskan lintas generasi.

Suasana kegiatan juga berlangsung penuh khidmat dengan nuansa adat yang kuat. Tata krama, penghormatan terhadap budaya, serta nilai-nilai kearifan Nusantara menjadi bagian yang menonjol dalam rangkaian kegiatan.

Filosofi “Gemah Ripah Loh Jinawi”, yang menggambarkan kehidupan masyarakat yang makmur, tenteram, dan sejahtera, turut menjadi semangat yang relevan dengan penyelenggaraan Kriyanusa. Nilai tersebut sejalan dengan cita-cita untuk membangun ekosistem kerajinan yang mampu memberikan manfaat bagi para pengrajin, pelaku UMKM, masyarakat, sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Bagi Dekranasda Kabupaten Dairi, keikutsertaan dalam Kriyanusa 2026 juga menjadi momentum untuk memperluas wawasan, membangun jejaring antardaerah, serta melihat secara langsung perkembangan industri kriya dan wastra yang terus berkembang.

Kriyanusa menjadi ruang pertemuan antara tradisi dan inovasi—tempat karya warisan leluhur mendapatkan sentuhan kreativitas baru, sehingga memiliki daya saing tanpa kehilangan identitas budaya.

Melalui momentum tersebut, keberadaan Dekranasda diharapkan semakin mampu mendorong pengembangan potensi pengrajin di Kabupaten Dairi, sehingga produk-produk kriya dan wastra daerah dapat terus berkembang, memiliki nilai tambah, serta mampu menembus pasar yang lebih luas.

Kehadiran Rita L. Puspita Vickner Sinaga di dampingi kadis perindagkop Fatimah boang manalu bersama para Ketua Dekranasda kabupaten/kota se-Indonesia sekaligus menegaskan bahwa pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif dapat berjalan beriringan—menjaga warisan Nusantara sekaligus membuka peluang kesejahteraan bagi generasi masa kini dan mendatang.(clara)

Dekranasda Dairi di Kriyanusa 2026, Satukan Warisan Tradisi dan Kreativitas Menuju Pasar Dunia
Clara siahaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *