Tim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri Jadi Pembina Upacara Hari Lahir Pancasila di SMAN 15 Medan

siahaan clara

MEDAN-Gaoelnews.com

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Tim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri hadir sebagai pembina upacara di SMAN 15 Medan, Senin (1/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan UPC SMAN 15 Medan, Jalan Sekolah Pembangunan No. 7A, Medan Selayang, ini diikuti oleh ratusan siswa dan guru dengan penuh khidmat.

 

Upacara tersebut mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, toleransi, dan persatuan di kalangan generasi muda.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMAN 15 Medan, Gokman Sianturi, S.Pd., M.Si., para guru, serta sebanyak 786 siswa-siswi kelas X dan XI.

Dalam amanatnya, Tim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar hafalan atau simbol yang terpajang di ruang kelas, melainkan pedoman hidup yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Di era digital saat ini, tantangan generasi muda bukan lagi mengangkat senjata, melainkan mampu menyaring informasi. Menghindari hoaks, melawan cyberbullying, serta bijak menggunakan media sosial merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila,” ujar Tim Cegah di hadapan peserta upacara.

Selain itu, para siswa diajak untuk terus menjaga toleransi, menghargai perbedaan pendapat, serta memperkuat semangat persatuan sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Cegah juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menghormati perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) di lingkungan sekolah guna mencegah terjadinya perundungan (bullying) dan menciptakan suasana belajar yang harmonis.

Tidak hanya itu, para siswa juga diberikan pemahaman tentang Empat Konsensus Dasar Bangsa, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai landasan utama dalam menjaga keutuhan bangsa dan meningkatkan rasa nasionalisme.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan radikalisme dan intoleransi, Tim Cegah Satgaswil Sumut turut mengingatkan para siswa agar selalu waspada terhadap penyebaran paham intoleran dan radikal ekstremisme melalui media sosial maupun permainan daring (online game).

Para pelajar juga diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan gawai serta tidak mudah terpengaruh oleh propaganda yang dapat memecah belah persatuan dan kerukunan antarumat beragama.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme. Sebagai tindak lanjut, pihak SMAN 15 Medan melalui Kepala Sekolah menyatakan komitmennya untuk mendukung program pencegahan serta menolak segala bentuk penyebaran paham intoleran, radikal, dan ekstremisme di lingkungan sekolah, baik kepada guru, staf, maupun siswa-siswi.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga mampu menumbuhkan karakter pelajar yang berjiwa nasionalis, toleran, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Tim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri Jadi Pembina Upacara Hari Lahir Pancasila di SMAN 15 Medan
Clara siahaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *