Dairi-GaoelNews.com – “Pemerintah Kabupaten Dairi akan memberikan atensi kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Bupati.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa bentuk bantuan yang diberikan pemerintah harus tetap mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku agar penanganannya dapat dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, Bupati mengimbau agar korban tetap menjalin komunikasi dengan pihak pemilik kendaraan ekspedisi yang terlibat dalam kecelakaan. Menurutnya, penyelesaian tanggung jawab atas kerugian yang dialami warga perlu terus diupayakan dengan melibatkan pemerintah desa dan pihak kecamatan sebagai fasilitator.

«“Pemerintah desa dan kecamatan diharapkan terus melakukan pendampingan sehingga komunikasi antara korban dan pihak perusahaan ekspedisi dapat berjalan dengan baik,” katanya.»
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Dairi untuk mendengarkan langsung kondisi yang dialami warga sekaligus memastikan penanganan dampak kecelakaan dilakukan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Kronologi Singkat Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi di Simpang Invaliden, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, pada Minggu (21/6/2026). Sebuah truk tronton bermuatan besi yang melaju dari arah Medan menuju Sidikalang diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun.
Kendaraan tersebut kemudian terlibat dalam tabrakan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan, yakni truk tronton, colt diesel, dan pikap. Setelah benturan terjadi, truk tronton juga menabrak beberapa rumah di sekitar lokasi kejadian, termasuk rumah milik Liberti Pasaribu, sehingga menyebabkan kerusakan berat pada bangunan.
Pemerintah Kabupaten Dairi menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses penanganan korban dan penyelesaian dampak kerugian berjalan dengan baik.
(clara)”












