Labuhanbatu Selatan – Gaoelnews.com – Di tengah keterbatasan hidup, harapan untuk memiliki rumah layak huni akhirnya mulai terbuka bagi Ibu Heni Derita Tampubolon. Melalui program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026,Kodim 0209/Labuhanbatu mulai membongkar rumah miliknya sebagai tahap awal pembangunan hunian yang lebih aman dan nyaman bagi dirinya bersama sang anak.
Bagi Ibu Heni,pembongkaran rumah tersebut bukan sekadar dimulainya pekerjaan pembangunan.Lebih dari itu,langkah personel Satgas TMMD menjadi jawaban atas harapan panjang untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.
Dengan wajah penuh haru dan rasa syukur,Ibu Heni menyampaikan terima kasih kepada Dandim 0209/Labuhanbatu,Danramil 11/Kota Pinang,serta seluruh personel Satgas TMMD yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada keluarganya.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim 0209/Labuhanbatu beserta Danramil 11/Kota Pinang yang telah ikut membantu membongkar rumah kami.
Saya berharap rumah ini nantinya dapat menjadi tempat berteduh yang layak dan nyaman bagi saya bersama anak saya,”ungkap Ibu Heni dengan penuh haru.
Ungkapan tersebut menjadi gambaran betapa besar arti kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebab,bagi keluarga penerima manfaat,rumah bukan hanya bangunan berdinding dan beratap,melainkan tempat berlindung, membangun kehidupan, serta menata masa depan.
Pembangunan RTLH ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu.Personel Satgas TMMD bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pekerjaan,mulai dari pembongkaran hingga tahapan pembangunan kembali rumah tersebut.
Program ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga pertahanan dan keamanan negara,tetapi juga melalui kepedulian terhadap persoalan sosial dan kebutuhan dasar masyarakat.
Di tengah pembangunan infrastruktur desa,perhatian terhadap warga yang masih menempati rumah tidak layak huni menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebab,kemajuan pembangunan tidak semata-mata diukur dari jalan yang terbuka atau fasilitas yang berdiri, tetapi juga dari semakin baiknya kualitas kehidupan warga.

TMMD ke-130 yang berlangsung pada 13 Oktober hingga 11 November 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah,Membangun Negeri dari Desa”.Tema tersebut menegaskan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi antara TNI,pemerintah daerah,serta masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
Melalui program RTLH ini,Kodim 0209/Labuhanbatu berupaya menghadirkan manfaat pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,khususnya keluarga yang membutuhkan perhatian dan bantuan dalam memperoleh hunian layak.
Bagi Ibu Heni Derita Tampubolon,kehadiran Satgas TMMD bukan sekadar bantuan pembangunan rumah. Ada harapan baru yang tumbuh,ada kebahagiaan yang kembali hadir,serta keyakinan bahwa dirinya dan sang anak memiliki kesempatan untuk menjalani kehidupan di tempat tinggal yang lebih baik.
Pembangunan rumah tersebut diharapkan dapat diselesaikan sesuai target pelaksanaan TMMD sehingga keluarga penerima manfaat segera menikmati hunian yang aman,sehat dan nyaman.
Pada akhirnya,keberhasilan TMMD bukan hanya terlihat dari bangunan yang selesai dikerjakan,tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya bagi kehidupan masyarakat.
Sebab,TNI tidak hanya membangun rumah dan infrastruktur,tetapi juga membangun harapan,menumbuhkan kepedulian,serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Jhon Fitra Sagala












