Maybat, Jitmau – GaoelNews.com – Usai mengikuti Ibadah Syukur Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Theofani Ke-75 Tahun di Bumi A3 Kabupaten Maybrat, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya, Drs. Yakob Kareth, M.Si, Sekda Kabupaten Maybrat Ferdinandus Taa, SH.M.Si bersama Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, Ferdinando Solossa, S.E menunjukkan kepedulian nyata terhadap ekonomi kerakyatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Jitmau, Kabupaten Maybrat, pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Sekda PBD dan Wakil Bupati Maybrat didampingi langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Maybrat, Yakobus Asmuruf, SH.
Sebagai bentuk dorongan dan apresiasi kepada pelaku Koperasi dan UMKM lokal Kabupaten Maybrat, rombongan secara spontan membeli dan memborong hasil jualan UMKM lokal yang dipamerkan di sekitar lokasi acara.
Adapun produk lokal yang dibeli antara lain kacang merah khas Maybrat, kacang tanah, tas anyaman dari kulit kayu, noken, serta berbagai hasil kerajinan tangan mama-mama Papua lainnya.

Aksi borong tersebut disambut antusias dan penuh haru oleh para pelaku UMKM. Dagangan mama-mama ludes terjual dalam waktu singkat.
Sekda Provinsi Papua Barat Daya, Drs. Yakob Kareth, M.Si menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berkomitmen untuk terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui UMKM.
“Kita harus bangga dengan produk kita sendiri. Kacang merah, tas kulit kayu ini adalah identitas ekonomi Maybrat. Pemerintah Provinsi akan terus mendorong agar UMKM lokal naik kelas,” ujar Drs. Yakob Kareth, M.Si.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, Ferdinando Solossa, S.E memberikan apresiasi tinggi kepada para mama-mama pelaku UMKM yang tetap semangat dan kreatif.
“Ini luar biasa. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Dengan harapan UMKM di Kampung Jitmau dan di seluruh Bumi A3 Maybrat semakin maju, sejahtera, dan mandiri,” tutup Ferdinando Solossa.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan dialog hangat antara pimpinan daerah dengan para pelaku UMKM lokal.












