Medan – GaoelNews com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Provinsi Sumatera Utara sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IX masa bakti 2026–2031 yang dirangkaikan dengan pelantikan kepengurusan DPD AMPI Sumut. Kegiatan berlangsung meriah dan spektakuler di Regale International Convention Centre, Jalan H. Adam Malik No. 66-68, Medan, Minggu (21/6/2026).
Musda yang menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi tersebut menetapkan kembali Davit Luther Lubis sebagai Ketua DPD AMPI Sumatera Utara periode 2026–2031 secara aklamasi. Keputusan ini merupakan bentuk kepercayaan dan apresiasi kader terhadap kepemimpinan Davit Luther Lubis dalam membangun dan memperkuat eksistensi AMPI di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Teks Panduan AMPI yang lahir pada 28 Juni 1978 oleh Gabriel Nainggolan, dilanjutkan laporan Ketua Panitia Gabriel Nainggolan serta menyanyikan Mars dan Hymne AMPI yang sarat dengan nilai-nilai perjuangan, persatuan, pengabdian, dan pembaharuan.
Dalam sambutannya, Davit Luther Lubis menyampaikan bahwa keberhasilan AMPI berkembang dan berjaya di 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara merupakan hasil kerja kolektif seluruh kader dan pengurus yang selama ini berjuang tanpa lelah.
“AMPI besar bukan karena satu orang pemimpin, tetapi karena keringat, dedikasi, dan pengorbanan seluruh kader yang bekerja hingga ke akar rumput. Kekuatan organisasi lahir dari kebersamaan, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” tegas Davit.
Menurutnya, usia AMPI yang kini memasuki 48 tahun sejak berdiri pada 28 Juni 1978 menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta memperluas kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.
“AMPI akan terus maju dengan semangat kebersamaan. Roh kekuatan organisasi ini terletak pada solidaritas, integritas, dan komitmen kader dalam menjaga nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendiri,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP AMPI, Jerry Sambuaga, secara resmi menyerahkan pataka organisasi kepada Davit Luther Lubis sebagai simbol amanah kepemimpinan dan keberlanjutan estafet perjuangan organisasi.
Susunan kepengurusan DPD AMPI Sumatera Utara periode 2026–2031 yang ditetapkan secara aklamasi terdiri atas:
Ketua: Davit Luther Lubis
Sekretaris: Gabriel Nainggolan
Bendahara: Angel Seprina Lubis
Pelantikan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara Anggar Amin Harahap, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Sekretaris Jenderal DPP AMPI Roby Anugrah Marpaung, Ketua Umum DPP AMPI Jerry Sambuaga, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, sejumlah kepala daerah, termasuk Bupati Pakpak Bharat dan Bupati Samosir,bupati batubara, serta para pengurus dan kader AMPI dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Kehadiran ribuan kader yang diperkirakan mencapai lebih dari 2.000 orang menunjukkan tingginya semangat solidaritas dan militansi organisasi. Suasana semakin semarak dengan banyaknya papan bunga ucapan selamat dari jajaran Partai Golkar, kepala daerah, pengusaha, serta berbagai elemen masyarakat yang memenuhi area sekitar lokasi kegiatan.
Sebagai organisasi kepemudaan yang lahir dari semangat pembaharuan, AMPI terus meneguhkan perannya sebagai wadah kaderisasi generasi muda yang berorientasi pada pembangunan sumber daya manusia, kepemimpinan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Semangat yang terkandung dalam Mars dan Hymne AMPI menjadi landasan moral organisasi untuk terus melahirkan kader yang berintegritas, adaptif terhadap perubahan zaman, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Musda IX DPD AMPI Sumatera Utara menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas kader, dan memperluas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah menuju Sumatera Utara yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. Dengan kepemimpinan yang kembali dipercayakan kepada Davit Luther Lubis, AMPI Sumut diharapkan semakin solid dalam menjalankan visi organisasi sebagai kekuatan pembaharuan yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Sementara sambutannya, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Musda IX dan pelantikan pengurus DPD AMPI Sumatera Utara periode 2026–2031. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjadi motor penggerak pembangunan generasi muda di Sumatera Utara.
Menurut Bobby Nasution, tantangan kepemudaan saat ini semakin kompleks, mulai dari kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, rendahnya literasi digital, hingga tantangan ekonomi yang membutuhkan peningkatan kapasitas kewirausahaan dan pengembangan UMKM di kalangan generasi muda.
“Gagasan dan program AMPI harus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi pemuda saat ini. Organisasi kepemudaan tidak hanya menjadi wadah berhimpun, tetapi juga harus hadir sebagai agen perubahan sosial yang mampu menciptakan solusi bagi masyarakat,” ujar Bobby Nasution.

Gubernur menegaskan bahwa kepemimpinan Davit Luther Lubis bersama jajaran pengurus yang baru memiliki tanggung jawab besar untuk memperkuat pembinaan generasi muda melalui program-program edukatif, produktif, dan berkelanjutan. Ia mendorong AMPI Sumut untuk aktif melakukan sosialisasi pencegahan kenakalan remaja, pemberantasan narkoba, penguatan pendidikan karakter, pelatihan kewirausahaan, pengembangan UMKM, serta peningkatan kompetensi generasi muda agar mampu bersaing di era digital.
Bobby Nasution juga menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap bersinergi dengan AMPI dalam melaksanakan berbagai program kepemudaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan AMPI. Sepanjang program yang dijalankan memiliki manfaat bagi pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan pemuda, penguatan UMKM, serta pembangunan sosial kemasyarakatan, kami siap memberikan dukungan sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan yang berlaku,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disambut antusias oleh ribuan kader AMPI yang hadir. Dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dinilai menjadi modal penting bagi AMPI untuk memperkuat perannya sebagai organisasi kader yang mampu mencetak generasi muda yang unggul, produktif, berkarakter, dan berdaya saing.
Melalui sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan, AMPI Sumatera Utara diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam membangun ekosistem kepemudaan yang sehat, inovatif, dan berorientasi pada pembangunan daerah, sejalan dengan semangat pembaharuan yang menjadi ruh perjuangan AMPI sejak berdiri pada 28 Juni 1978.
(clara siahaan)




